Do’a Sang Nabi SAW untuk Berlindung Kepada ALLAH SWT

21 Oktober, 2009

12 Oktober 2009

قال أنس بن مالك رضي الله عنه : كُنْتُ أَسْمَعُ النبي صلى الله عليه وسلم، كَثِيرًا، يَقُولُ: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ

(صحيح البخاري)

Berkata Anas bin Malik ra :
Aku mendengar Nabi SAW sering berdo’a : “Wahai Allah sungguh aku berlindung pada-Mu dari gundah dan sedih, juga dari lemah dan malas, dan dari kikir dan penakut, dan dari himpitan hutang dan penindasan orang lain”

(Shahih Bukhari)

Baca entri selengkapnya »


Doa Sang Nabi SAW untuk yang Sakit

21 Oktober, 2009

5 Oktober 2009

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا أَنَّ النَّبِيَّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَّ كَانَ يَقُوْلُ لِلْمَرِيْضِ بِسْمِ اللهِ تُرْبَةُ أَرْضِنَا بِرِيْقَةِ بَعْضِنَا يُشْفىَ سَقِيْمُنَا بِإِذْنِ رَبِّنَا  (صحيح البخاري

Berkata Ummul Mu’minin Aisyah ra :

“Sungguh Nabi SAW berdo’a untuk yang sakit : Dengan Nama Allah, dengan tanah bumi kami dan air liur di antara kami, sembuhlah yang sakit dari kami dengan izin Tuhan kami.”

( Shahih Al Bukhari )

Baca entri selengkapnya »


Raja Dari Semua Istighfar

20 Oktober, 2009

28 September 2009

قال رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : سَيِّدُ الِاسْتِغْفَارِ أَنْ تَقُولَ: اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي، وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ، وَوَعْدِكَ، مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.) قَالَ وَمَنْ قَالَهَا مِنْ النَّهَارِ مُوقِنًا بِهَا فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ قَبْلَ أَنْ يُمْسِيَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَمَنْ قَالَهَا مِنْ اللَّيْلِ وَهُوَ مُوقِنٌ بِهَا فَمَاتَ قَبْلَ أَنْ يُصْبِحَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ

(صحيح البخاري)

Sabda Rasulullah SAW :

Raja dari semua do’a mohon pengampunan adalah kau ucapkan :

“Wahai Allah, Engkau Tuhanku, Tiada Tuhan selain Engkau, Engkau yang menciptaku, dan aku adalah Hamba-Mu, dan Aku ada pada janji dan sumpah setiaku (syahadat), dan aku berbuat semampuku (menunaikan janji dan sumpahku itu), aku berlindung pada-Mu dari keburukan yang kuperbuat, aku sadari kenikmatan-Mu atasku, dan aku sadari pula perbuatan dosa-dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, karena tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.”

Barangsiapa yang mengucapkannya di siang hari dengan mendalami maknanya lalu ia wafat dihari itu maka ia masuk surga, barangsiapa yang mengucapkannya dimalam hari dengan mendalami maknanya dan ia wafat sebelum pagi maka ia masuk surga.

(Shahih Bukhari)

Baca entri selengkapnya »


Diturunkannya Cobaan dan Anugerah

29 September, 2009

21 September 2009

عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَيْقَظَ لَيْلَةً فَقَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ مَاذَا أُنْزِلَ اللَّيْلَةَ مِنْ الْفِتْنَةِ مَاذَا أُنْزِلَ مِنْ الْخَزَائِنِ مَنْ يُوقِظُ صَوَاحِبَ الْحُجُرَاتِ يَا رُبَّ كَاسِيَةٍ فِي الدُّنْيَا عَارِيَةٍ فِي الْآخِرَة

(صحيح البخاري)

Dari Salmah ra  (Istri Rasul SAW) :
Sungguh Nabi SAW terbangun disuatu malam dan berkata : “Subhanallah….!  Betapa malam ini diturunkan daripada cobaan, betapa banyak malam ini diturunkan anugerah-anugerah, siapakah yang membantuku untuk membangunkan semua keluargaku, wahai …!  Barangkali orang yang mempunyai sandang di dunia, tidak mempunyai sandang di akhirat”

(Shahih Bukhari)

Baca entri selengkapnya »


Dua Kenikmatan yang Sering Dilupakan

29 September, 2009

14 September 2009

قال رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنْ النَّاسِ الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

(صحيح البخاري)

Sabda Rasulullah SAW :
“Dua kenikmatan yang sering dilupakan banyak orang : Kesehatan dan kelowongan waktu”

(Shahih Bukhari)
Baca entri selengkapnya »


Malam Lailatul Qadar

17 September, 2009

7 September 2009

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : تَحَرَّوْا لَيْلَةَ اْلقَدْرِ فِي اْلوِتْرِ مِنَ اْلعَشْرِاْلأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

(صحيح البخاري)

Rasulullah SAW bersabda :
“ Temuilah malam Lailatul Qadar di malam ganjil pada sepuluh malam terakhir Bulan Ramadhan”

(Shahih Bukhari)

Baca entri selengkapnya »


Penduduk Ahli Surga

10 September, 2009

31 Agustus 2009

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِأَهْلِ الْجَنَّةِ كُلُّ ضَعِيفٍ مُتَضَاعِفٍ لَوْ أَقْسَمَ عَلَى اللَّهِ لَأَبَرَّهُ أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِأَهْلِ النَّارِ كُلُّ عُتُلٍّ جَوَّاظٍ مُسْتَكْبِرٍ


قَالَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ رضي الله عنه : إِنْ كَانَتْ الْأَمَةُ مِنْ إِمَاءِ أَهْلِ الْمَدِينَةِ لَتَأْخُذُ بِيَدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتَنْطَلِقُ بِهِ حَيْثُ شَاءَتْ

(صحيح البخاري)

Rasulullah SAW bersabda :

“Maukah kukabarkan pada kaliam siapa penduduk surga? Semua yang lemah dan tertindas dan rendah hati, jika mereka bersumpah (berdo’a) dengan Nama Allah niscaya Allah kabulkan.”

(Shahih Bukhari)


Berkata Anas bin Malik ra :

“Jika seorang budak miskin diantara penduduk di Madinah menggenggam tangan Rasul SAW lalu mengajak Beliau SAW, maka Beliau SAW akan ikut kemana pun budak itu mau membawa Beliau SAW”

(Shahih Bukhari)

Baca entri selengkapnya »