Pasir dan Batu

Dikisahkan bahwa ada dua orang sahabat sedang melakukan perjalanan menyeberangi padang pasir. Pada suatu tempat, mereka terlibat dalam perdebatan sengit, sahabat yang satu menampar muka sahabat yang lain. Sahabat yang ditampar merasa terluka hatinya. Tanpa mengucapkan sepatah kata, ia menulis di pasir :

“HARI INI SAHABAT BAIKKU MENAMPARKU”

Mereka lalu melanjutkan perjalanan. Dan dalam perjalanan berikutnya, mereka menemukan danau lalu mandi di danau tersebut. Orang yang ditampar tadi terjebak dalam lumpur hisap dan mulai tenggelam. Sahabatnya pun datang menolong. Setelah berhasil diselamatkan ia menulis di atas batu :

“HARI INI SAHABAT BAIKKU TELAH MENYELAMATKANKU”

Temannya berkata, “Tadi kau menulis di pasir, sekarang kau menulis di atas batu, mengapa ?”

Ia pun menjawab, “Jika seseorang melukai hati kita, sebaiknya kita menulis kejadian itu di atas pasir agar angin pengampunan dapat menghapusnya. Namun, bila seseorang berbuat baik kepada kita, hendaknya kita mengukir peristiwa itu di batu sehingga angin takkan pernah dapat menghapusnya.” (Author Unknown)

*

Sumber Buku :

Hikmah dari Seberang oleh Drs. Abu Abdillah Al-Husainy

7 Balasan ke Pasir dan Batu

  1. pelangiituaku mengatakan:

    …temen-temen,
    mampiriah ke blogkuuu, aku lagi ikutan lomba blog niihh,jangan lupa
    kasihcoment iahhh,, kontribusi kalian sangat berarti …langsung klik
    iniiah : http://pelangiituaku.wordpress.com/2010/05/10/seorang-cowok-menjaga-kesehatn-kulit-wajar-nggak-sih/ … semangat blogger 2010 !!!! makasiihh ^_^ …

  2. abizakii mengatakan:

    Assalamu alaikum artikel yg bagus bg,
    Jadi disaat ada orang yang berbuat salah kepada kita maka berusahalah untuk melupakannya”.

    “jika kita mempunyai kesalahan kepada seseorang maka semestinyalah kita mengingat kesalahan tersebut dan begitu juga jika ada orang yang berbuat baik kepada kita jangan pernah kita melupakanya, akan tetapi ingat dan ingat terus!”.

    jika kita berbuat salah kepada seseorang maka berusahalah kita untuk selalu ingat agar kita tidak mudah untuk mengulangi kesalahan tersebut dibarengi dengan penyesalan kita akan terjaga untuk terjatuh lagi pada kesalahan yang sama. agar kita akan lebih mudah untuk memohon maaf kepada orang yang kita pernah berbuat salah kepadanya. Sungguh jika kesalahan kita kepada orang lain tidak dimaafkan oleh orang tersebut maka Allah pun tidak akan mengampuni dosa kita Lalu, apakah kita juga rela jika kawan kita disiksa dan dimurkai oleh Allah kerena berbuat salah kepada kita karna tidak kita maafkan?.

    • Azi Achmad mengatakan:

      Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh…

      Betul banget bang, dan tentunya kita tidak ingin melihat teman sengsara karna kesalahannya yg tidak kita maafkan, sedangkan ALLAH SWT Sang Penguasa Alam Semesta adalah Maha Pengampun kepada setiap hamba2-NYA, lalu bagaimana dgn kita yg hanya seorang manusia tak berdaya tiada berbelas asih kepada sesama??

      Semoga kita dapat merenungi hakikat kesalahan, perbaikan dan pengampunan dgn sebenar-benarnya…

  3. […] Sumber : aziachmad.wordpress.com […]

  4. nur muhammad mengatakan:

    assalamualaikum warahmatulah…

    mohon dikongsi segala maklumat yang terkandung didalam blog ini utk saya dan para sahabat lain..

    jazakallahu khairan jaza’

  5. veby mengatakan:

    tapi kanapa ya kebanyakan orang suka memilih-milih teman sampai membuat temanya yang lain sakit hati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: