Utusan Maut

kematianCerita ini adalah sebuah dongeng kuno.

Pada suatu hari, seseorang didatangi oleh Malaikat Izrail yang bertugas mencabut nyawa.

Orang itu lalu bertanya :

“Apakah kedatanganmu ini sebagai kunjungan biasa atau untuk mencabut nyawaku?”

“Malaikat Izrail menjawab, “Kunjungan biasa.”

Orang itu berkata lagi :

“Demi persahabatan kita, jika dekat ajalku nanti kirimlah utusan untuk memberitahu aku.”

Malaikat Izrail menyetujui permintaan itu.

Tibalah saat Malaikat Izrail datang untuk mencabut nyawanya.

Orang itu kemudian berkata :

“Bukankah belum pernah ada utusanmu yang datang kepadaku untuk memberitahukan perkaraku ini?”

Malaikat Izrail menjawab :

“Sudah… sudah pernah datang, bahkan beberapa kali.

Bukankah tulang punggungmu bungkuk padahal sebelumnya lurus.

Rambutmu memutih yang sebelumnya hitam.

Suaramu bergemetar sesudah dahulunya lantang.

Bahkan akhir-akhir ini kamu lemah sesudah dahulunya kamu kuat perkasa.

Penglihatanmu kabur sesudah dahulunya terang.

Kamu dahulu penuh harapan, tetapi akhir-akhir ini sering putus asa.

Aku telah mengirim demikian banyak utusan kepadamu padahal kamu hanya meminta satu utusan.

Oleh karena itu janganlah kamu menyalahkan aku.”

2 Balasan ke Utusan Maut

  1. abu shara mengatakan:

    Assalamualaikum,

    cerita emang kuno tapi isinya update (bakal terjadi sama setiap manusia)…..

    salam kenal

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh…

    Yaa itulah manusia, pasti kan mati, hanya ALLAH Maha Suci, kan terus abadi…..

    Salam kenal juga

  2. majelisratibalattas mengatakan:

    cerita sih boleh kuno,,,
    yang punya juga kuno,,,
    tapi intinya,,,,
    AAAAAJJJJJJIIIIIPPPPPP!!!!!!!!!!!

    ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: