Do’a Nisfu Sya’ban Bersama MAJELIS RASULULLAH SAW

Do'a Nisfu Sya'ban

About these ads

15 Balasan ke Do’a Nisfu Sya’ban Bersama MAJELIS RASULULLAH SAW

  1. Kuliah Gratis mengatakan:

    Wah asik nih……….ada Habib Munzirnya gak Pak

    coz denger2 beliau masih di yaman

    Habibana sudah pulang ke Tanah Air pak, jangan lupa hadir yaa besok…….

  2. abihasan mengatakan:

    Assalamu’alaiku Akhi,

    Semoga kasih sayang Allah swt senantiasa tercurah kepada antum..aamiin.

    Mohon “hadirkan” ane di majelis ini ya akhi..syukron.

    Wassalam,
    Rozy

    • Azi Achmad mengatakan:

      Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh…

      Semoga Rahmat Allah SWT selalu terlimpah kepada antum sekeluarga,, amiiin…

      Walau jasad tak hadir,
      semoga ruh abang kan menemani kami berdzikir & bersholawat dgn nikmatnya…

      Tentunya dgn harapan, di lain waktu dapat hadir bersama ruh & jasad yg sempurna..

      Amiin Allahumma Amiin…..

  3. yatti hidayat mengatakan:

    Ass. Wr. wbr. Dengan diiringi doa semoga Allah senantiasa memberi keberkahan pada majelis zikir ini, saya mau tanya sebenarnya malam nisfu sya’ban itu tgl berapa, wass

    • Azi Achmad mengatakan:

      Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh…
      Malam Nisfu Sya’ban 1430 H jatuh pada hari Rabu malam Kamis tgl 5 Agustus 2009 M.
      Semoga acara Nisfu Sya’ban Majelis Rasulullah SAW dan majelis-majelis lainnya esok dan selanjutnya berjalan lancar membawa limpahan keberkahan Ilahi Rabbi.. Amiiin…….

  4. hasan85 mengatakan:

    Sukron buat infonya….jadi buat bahan tulisanku…thanks…

    Sama-sama ya bang, semoga bermanfaat…

  5. aminullah mengatakan:

    akhi, tolong dicantumkan referensi qat’i atas kegiatan ibadah zikir yang digalakkan ini. karena ibadah yang tidak ada dasarnya dari Rasulullah SAW itu bid’ah.

  6. Azi Achmad mengatakan:

    Berikut saya kutipkan Tanggapan Habib Munzir Almusawa mengenai Do’a dimalam Nisfu Sya’ban dari salah satu buku beliau
    (Meniti Kesempurnaan Iman) dan inilah linknya :

    http://www.majelisrasulullah.org/media/meniti_kesempurnaan_iman.pdf

    Mengenai do’a dimalam Nisfu Sya’ban adalah Sunnah Rasul SAW sebagaimana hadits-hadits berikut :

    Sabda Rasulullah SAW :
    “Allah mengawasi dan memandang hamba-hamba Nya dimalam nisfu sya’ban, lalu mengampuni dosa-dosa mereka semuanya kecuali musyrik
    dan orang yang pemarah pada sesama muslimin”

    (Shahih Ibn Hibban hadits no. 5755)

    Berkata Aisyah ra :
    “Disuatu malam aku kehilangan Rasul SAW dan kutemukan Beliau SAW sedang di pekuburan Baqi’, beliau mengangkat kepalanya ke arah langit, seraya bersabda : Sungguh Allah turun ke langit bumi dimalam nisfu sya’ban dan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya sebanyak lebih dari jumlah bulu anjing dan domba” (Musnad Imam Ahmad hadits no. 24825)

    Berkata Imam Syafi’i rahimahullah :
    “Doa mustajab adalah pada 5 malam, yaitu malam jumat, malam idul Adha, malam Idul Fitri, malam pertama bulan rajab dan malam nisfu sya’ban” (Sunan Al-Kubra Imam Baihaqiy juz 3 hal. 319)

    Dengan fatwa ini maka kita memperbanyak do’a di malam itu, jelas pula bahwa do’a tak bisa dilarang kapan pun dan dimana pun, bila mereka melarang do’a, maka hendaknya mereka menunjukkan dalilnya?

    Para ulama kita menyarankan untuk membaca surat Yaasiin tiga kali, itu pula haram seseorang mengingkarinya, kenapa dilarang? Apa dalilnya melarang seseorang membaca surat Al-Qur’an?
    Melarangnya adalah haram secara mutlak.

    Sebagaimana Imam Masjid Quba yang selalu menyertakan surat Al-Ikhlas bila ia menjadi Imam, selalu ia membaca surat Al-Ikhlas di setiap rakaatnya setelah surat Al-Fatihah,
    ia membaca Al-Fatihah, lalu Al-Ikhlas, baru surat lainnya, demikian setiap rakaat ia lakukan dan demikian pada setiap shalatnya, bukankah ini kebiasaan yang tak diajarkan oleh Rasul SAW? Bukankah ini menambah-nambahi bacaan dalam shalat?

    Maka makmumnya berdatangan pada Rasul SAW seraya mengadukannya, maka Rasul SAW memanggilnya dan bertanya mengapa ia berbuat demikian dan orang itu menjawab : “Inniy uhibbuhaa” (Aku mencintainya), yaitu ia mencintai surat Al-Ikhlas, hingga selalu menggandengkan Al-Ikhlas dengan Al-Fatihah dalam setiap rakaat dalam shalatnya. Apa jawaban Rasul SAW? Beliau bersabda :
    “Hubbuka iyyahaa adkhalakal Jannah” (Cintamu pada surat Al-Ikhlas itulah yang akan membuatmu masuk surga)

    Hadits ini dua kali diriwayatkan dalam Shahih Bukhari.
    Dan shahih Bukhari adalah kitab hadits yang terkuat dari seluruh kitab hadits lainnya untuk dijadikan dalil.
    Akan jelaslah Rasul SAW tak melarang berupa ide–ide baru yang datang dari iman, selama tidak merubah syariah yang telah ada, apalagi hal itu merupakan kebaikan.

    Dan do’a nisfu sya’ban adalah mulia, apa yang diminta? Panjang umur dalam taat pada Allah, diampuni dosa-dosa, diwafatkan dalam husnul khatimah.

    Salahkah do’a seperti ini? Akankah perkumpulan seperti ini dibubarkan dan ditentang?

    • ABDUL MADJID mengatakan:

      betul… mari kita singkirkan para Wahabi… yang selalu menghina para Ulama-ulama ahli hikmah… selalu mereka mengatakan bid’ah dan bid’ah, padahal mereka tidak sadar mereka sendiri yang melakukan bid’ah… dan memandang enteng terhadap para ulama-ulama… semoga Allah menjebloskan mereka kedalam neraka yang paling dalam kepada para penganut paham wahabi…. Amin ya Robbal ‘Alamin

      • khadafi mengatakan:

        astaghfirullahal’adzim.. janganlah kita sesama muslim sprti itu,, ALLAH yng MAHA MENGETAHUI semua itu,, lbh baik kita doakan sj mrka agar mereka diampuni dosanya atas kesalahannya dmkian jg dngan kita

      • faizal aljoeffry mengatakan:

        buat abdul madjid : jangan pernah mendoakan saudara kita yang jelas telah bersyahadat masuk ke dalam neraka … kita tidak pernah diajarkan untuk mencaci apalagi mendoakan yang buruk tapi doakanlah yang baik agar mereka mendapat ampunan dari Allah.

  7. happyclick mengatakan:

    ada contoh do’anya gak yang versi arab?

  8. Tj El Azizy mengatakan:

    Ntar malem datang lagi

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 32 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: